KUBU RAYA – Suasana semangat dan kebersamaan terasa hangat di Kampus STEI Abdussalam pada, Senin, 3 November 2025, saat Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) menggelar Seminar Pedoman Penulisan yang dirangkai dengan Pelantikan Pengurus DEMA Periode 2025–2026.
Acara ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memperkuat budaya literasi sekaligus meneguhkan semangat kepemimpinan di lingkungan kampus.
Kegiatan berlangsung di lantai 2 kampus STEI Abdussalam dengan dihadiri oleh jajaran pimpinan, dosen, serta mahasiswa. Tema yang diangkat dalam seminar kali ini menyoroti pentingnya kemampuan menulis yang baik dan benar sebagai bekal mahasiswa dalam menghadapi dunia akademik dan profesional.

Dalam sambutannya, Ketua STEI Abdussalam, Dr. M. Hafidloh, S.EI., M.M., menyampaikan apresiasinya kepada pengurus DEMA atas inisiatif menyelenggarakan kegiatan yang bernilai edukatif dan inspiratif tersebut.
“Menulis bukan hanya keterampilan, tetapi juga cerminan pola pikir dan karakter seseorang. Mahasiswa yang mampu menulis dengan baik biasanya juga mampu berpikir kritis dan terstruktur. Saya berharap melalui seminar ini, mahasiswa STEI Abdussalam semakin produktif dalam berkarya dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” tutur Dr. Hafidloh dalam sambutannya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi seminar yang menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi literasi digital, yang membahas secara mendalam tentang teknik penulisan ilmiah, gaya bahasa jurnalistik, serta etika publikasi di era digital. Para peserta tampak antusias mengikuti materi dan aktif dalam sesi tanya jawab.
Puncak acara berlangsung dengan Pelantikan Pengurus DEMA STEI Abdussalam Periode 2025–2026, yang ditandai dengan pembacaan ikrar dan penyerahan bendera organisasi oleh Ketua STEI Abdussalam kepada Ketua DEMA terpilih. Suasana khidmat menyelimuti prosesi pelantikan, diiringi doa bersama dan tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.
Ketua DEMA terpilih, Muhammad Aris dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan tekad untuk membawa semangat baru dalam menjalankan roda organisasi mahasiswa di kampus.

“Kami siap berkolaborasi dengan seluruh civitas akademika untuk menjadikan DEMA sebagai wadah aspirasi, kreativitas, dan pengembangan diri mahasiswa. Insyaallah, kami akan terus berinovasi dan menjaga nilai-nilai Islami dalam setiap kegiatan,” ujarnya penuh semangat.
Selain sebagai ajang pembekalan literasi, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antarorganisasi kampus. Para peserta tidak hanya mendapatkan ilmu baru, tetapi juga termotivasi untuk aktif dalam kegiatan kemahasiswaan dan pengabdian masyarakat.
Dengan terselenggaranya acara ini, STEI Abdussalam kembali menunjukkan komitmennya sebagai kampus yang mendorong pengembangan karakter, kepemimpinan, dan kompetensi mahasiswa secara holistik.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Momentum ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat bagi DEMA STEI Abdussalam periode baru untuk terus berkarya, menebar inspirasi, dan membawa perubahan positif di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.














