BPL HMI Cabang Pontianak Ajak Refleksi di Hari Santri 2025, Dorong Media dan Santri Jaga Nilai Kebangsaan

banner 120x600

LINTASPONTIANAK. Dalam momentum Hari Santri Nasional 2025, Badan Pengelola Latihan (BPL) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pontianak mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Santri sebagai ruang refleksi bersama dalam memperkuat nilai keislaman, keilmuan, dan kebangsaan.

Ketua Umum BPL HMI Cabang Pontianak, [Muhammad Nurhuda], menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri bukan hanya sebatas seremonial tahunan, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali peran santri sebagai garda moral bangsa.

“Santri memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan dan pembangunan bangsa. Nilai-nilai keikhlasan, adab, dan pengabdian yang tertanam dalam tradisi pesantren harus terus dijaga dan dikembangkan sesuai tantangan zaman,” ujar Muhammad Nurhuda.

Terkait dengan berbagai dinamika yang muncul di ruang publik akhir-akhir ini, ia menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan informasi, terutama yang berkaitan dengan lembaga keagamaan. Menurutnya, media dan masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga harmoni sosial.

“Kami mendorong semua pihak, termasuk insan media, untuk terus menghadirkan tayangan dan informasi yang edukatif, berimbang, dan menghormati nilai-nilai budaya serta keagamaan. Sinergi antara media, pesantren, dan masyarakat sangat diperlukan agar tercipta ruang publik yang sehat dan membangun,” lanjutnya.

Momentum Hari Santri ini, kata Muhammad Nurhuda, juga menjadi ajakan bagi generasi muda khususnya kalangan santri dan mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat literasi digital, serta berperan aktif dalam membangun bangsa melalui jalan keilmuan dan pengabdian.

Muhamad Nurhuda juga menambahkan bahwa menjadi santri memiliki makna yang sangat penting dalam membentuk karakter dan kepribadian generasi muda.

“Menjadi santri bukan hanya tentang menuntut ilmu agama, tetapi juga tentang bagaimana kita belajar disiplin, menghargai perbedaan, dan menanamkan nilai tanggung jawab sosial. Santri dibentuk untuk berpikir jernih, bersikap santun, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Nilai-nilai inilah yang perlu terus diwariskan di era modern seperti sekarang,” jelasnya.

“Karenanya, setiap generasi muda perlu meneladani semangat santri yakni semangat belajar tanpa henti, berjuang tanpa pamrih, dan berbakti tanpa batas. Inilah yang menjadi fondasi kuat dalam menjaga moralitas dan identitas bangsa,”tambahnya.

“Mari jadikan Hari Santri sebagai momentum memperkuat persaudaraan, memperkokoh adab, dan meneguhkan semangat kebangsaan. Menjaga martabat santri berarti menjaga martabat Indonesia,” tegasnya.

Sebagai penutup, BPL HMI Cabang Pontianak menyerukan agar semangat Hari Santri terus menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan nilai-nilai moderasi, toleransi, dan persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

banner 325x300