Inovasi RSUD SSMA, Klinik SiGerak Bantu Pasien Stroke Kembali Mandiri

banner 120x600

Pontianak, 16 Oktober 2025 – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak meluncurkan layanan inovatif bagi pasien stroke bernama Sentra Informasi Gerak, Edukasi, dan Rehabilitasi Pasca Stroke (SiGerak). Program ini hadir untuk membantu penyintas stroke agar dapat kembali mandiri melalui terapi gerak, edukasi, fisioterapi, dan pendampingan berkelanjutan.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyebut peresmian Klinik SiGerak merupakan bukti nyata komitmen Pemkot Pontianak dan RSUD SSMA dalam meningkatkan pelayanan kesehatan berbasis pemulihan pasien.

“Klinik ini tidak hanya fokus pada aspek medis, tetapi juga memberikan edukasi, pendampingan, dan dukungan sosial bagi penyintas stroke serta keluarganya. Kami ingin mereka bisa kembali berfungsi secara normal dan tidak bergantung penuh pada orang lain,” ujar Edi usai peresmian, Rabu, 16 Oktober 2025.

Terapi Gerak untuk Pulihkan Saraf dan Otot

Program SiGerak diawali dengan identifikasi gejala sisa pasca stroke, seperti kelumpuhan sebagian tubuh atau gangguan bicara. Melalui terapi fisik, fisioterapi, hingga terapi wicara, pasien diarahkan untuk secara bertahap memulihkan fungsi motorik dan kemampuan berbicara.

Edi menambahkan, beberapa pasien yang sudah menjalani terapi menunjukkan perkembangan positif. “Harapannya, pasien yang lumpuh sebagian bisa kembali bergerak, sementara yang mengalami gangguan bicara bisa berangsur membaik,” katanya.

RSUD SSMA Fokus pada Edukasi Keluarga

Direktur RSUD SSMA, Eva Nurfarihah, menjelaskan bahwa tingginya jumlah pasien stroke dengan gejala sisa menjadi dasar lahirnya inovasi ini.

“Pasien stroke biasanya masih memiliki sisa kecacatan seperti lumpuh atau mulut mencong. Karena itu, diperlukan latihan rutin dan edukasi bagi keluarga agar pasien tidak sepenuhnya bergantung,” jelas Eva.

Selain layanan medis, Klinik SiGerak juga memberikan edukasi kepada pendamping pasien tentang cara membantu rehabilitasi di rumah, termasuk teknik latihan sederhana dan postur tubuh yang benar agar tidak menimbulkan cedera baru.

Akses Mudah, Terbuka untuk Semua Pasien

Layanan SiGerak RSUD SSMA Pontianak dapat dimanfaatkan oleh pasien BPJS Kesehatan (mandiri maupun PBI) maupun pasien umum. Pendaftaran bisa dilakukan melalui aplikasi Simponi atau langsung di loket rumah sakit.

Eva menambahkan, meski layanan rehabilitasi medik saat ini masih dibantu dokter tamu dari Melawi setiap Jumat, kegiatan terapi dan edukasi pasien tetap berjalan Senin hingga Kamis bersama tim terapis RSUD SSMA.

Inovasi dan Kepedulian Sosial

Selain meresmikan Klinik SiGerak, RSUD SSMA juga menggelar rangkaian kegiatan sosial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-13 rumah sakit. Program tersebut meliputi operasi katarak gratis, khitan massal, serta kunjungan ke panti asuhan di Pontianak.

“Kegiatan ini bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, sekaligus memperluas manfaat rumah sakit bagi warga Pontianak,” pungkas Eva.

banner 325x300