PONTIANAK – Dunia pendidikan tinggi di Indonesia terus menunjukkan dinamika positif dengan semakin eratnya kerja sama antarperguruan tinggi. Hal ini terlihat dari kunjungan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Abdussalam ke Institut Bisnis dan Ekonomi Indonesia (IBEI) Pontianak. Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang strategis untuk membahas penguatan tata kelola kampus, peningkatan kualitas akademik, hingga peluang kolaborasi kelembagaan.
Kedatangan rombongan STEI Abdussalam disambut langsung oleh Rektor IBEI Pontianak, Yusron Toto, S.E., M.M. Dalam sambutannya, ia menegaskan kesiapan IBEI untuk menjalin kerja sama dalam berbagai aspek, termasuk pendampingan pelaporan keuangan dengan melibatkan akuntan publik resmi.
“Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi. Dengan kerja sama ini, kita berharap dapat saling memperkuat, baik dari sisi kelembagaan maupun peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi,” ujar Yusron Toto.
Sementara itu, Ketua STEI Abdussalam, Dr. Hafidloh, S.E.I., M.M., menjelaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan langkah nyata untuk memperluas wawasan kelembagaan serta memperkuat sinergi antarperguruan tinggi. Fokus utama yang dibahas adalah implementasi kebijakan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) dengan menitikberatkan pada Indikator Kinerja Utama (IKU) 1–8.
“STEI Abdussalam ingin belajar lebih dalam mengenai implementasi APT. Selain itu, kami juga mendorong para dosen untuk aktif menulis dan berkolaborasi dalam publikasi jurnal, agar kontribusi akademik semakin nyata dan berdampak,” ungkap Dr. Hafidloh.
Dalam pertemuan tersebut, beberapa poin penting yang menjadi kesepakatan awal antara STEI Abdussalam dan IBEI Pontianak antara lain:
- Penguatan timeline kelembagaan untuk mendukung tata kelola perguruan tinggi yang lebih terstruktur.
- Pendalaman kebijakan APT dan IKU 1–8 sebagai acuan dalam peningkatan mutu akademik.
- Peningkatan produktivitas dosen dalam penulisan dan publikasi jurnal secara berkelanjutan.
- Kolaborasi pendampingan pelaporan keuangan dengan dukungan akuntan publik resmi.
- Komitmen kerja sama (MoU) dalam pengembangan akademik, penelitian, dan kelembagaan.
Pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut menandai awal dari sinergi baru antarperguruan tinggi. Kedua belah pihak optimis, kerja sama ini akan memberikan dampak positif, tidak hanya dalam memperkuat internal kampus masing-masing, tetapi juga dalam berkontribusi terhadap kemajuan dunia pendidikan tinggi di Indonesia.














