Sekda Pontianak: CPNS Harus Disiplin dan Bijak di Medsos

banner 120x600

PONTIANAK – Ada suasana serius tapi tetap santai saat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Amirullah, membuka Pelatihan Dasar (Latsar) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkot Pontianak, Senin, 21 Juli 2025.

Bertempat di Aula SSA Kantor Wali Kota, Sekda menyampaikan pesan yang cukup to the point ke para CPNS: pahami aturan main sebelum benar-benar terjun jadi ASN!

Menurutnya, Latsar bukan sekadar rutinitas. Ini adalah “titik awal” pembentukan karakter sebagai pelayan publik. “Disiplin itu napas birokrasi. Datang tepat waktu, taat aturan, dan tanggung jawab itu harus jadi kebiasaan, bukan keterpaksaan,” kata Amirullah di hadapan peserta.

Ia juga mengingatkan, jadi ASN itu bukan cuma soal pintar kerja. Tapi juga siap menjalankan tugas dengan taat aturan dan tidak asal “ngegas” kalau ada perintah dari atasan selama itu sesuai hukum, ya.

“Kalau ada ide atau masukan, sampaikan lewat jalur resmi. Bukan malah curhat di medsos yang bisa bikin salah paham publik,” tegasnya.

Ngomong-ngomong soal media sosial, Sekda juga mewanti-wanti soal etika digital. ASN diminta bisa membedakan mana urusan kantor, mana urusan pribadi. Jangan sampai update status malah jadi blunder yang bisa berujung sanksi. Apalagi soal rahasia jabatan dan data penting negara, itu wajib dijaga.

“Bijaklah di media sosial. Nggak semua hal harus diposting. Jangan sampai kepentingan pribadi justru menabrak etika profesi,” tambahnya.

Di akhir, Amirullah berharap lulusan Latsar bisa jadi aparatur yang muda, segar, tapi tetap profesional, disiplin, dan paham betul pentingnya menjaga integritas dalam pelayanan.

“Saya yakin kalau semua komit, pelayanan publik kita bisa makin cepat, terbuka, dan bikin warga percaya,” pungkasnya.

 

banner 325x300