HMI Kubu Raya Melakukan Dialog Sekaligus Memperingati Hari Buruh

banner 120x600

Wahyu Saputra, selaku Ketua Umum HMI Cabang Kubu Raya melakukan dialog bersama di gedung DPRD Kubu Raya pada hari Kamis tanggal 1/5/2025. Buruh merupakan tulang punggung perekonomian daerah, namun hingga kini masih sering dihadapkan pada berbagai tantangan besar, terutama terkait dengan pemenuhan hak-hak dasar mereka. Mulai dari persoalan upah yang layak, jaminan sosial, perlindungan hukum, hingga ancaman kekerasan di lingkungan kerja, semua menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian serius.

Menyadari pentingnya hal ini, kami merasa perlu untuk menyuarakan tuntutan yang mencerminkan kepentingan buruh, tidak hanya untuk memperbaiki kondisi kerja saat ini, tetapi juga untuk memastikan bahwa hak-hak buruh benar-benar dihormati dan dilindungi oleh negara. Setiap buruh berhak memperoleh perlindungan yang memadai, termasuk jaminan sosial seperti BPJS, perlindungan dari pemutusan hubungan kerja (PHK) yang tidak adil, serta upah yang sesuai dengan standar hidup yang layak.

Selain itu, pemerataan kebijakan yang berpihak kepada kesejahteraan buruh juga perlu didorong. Ini mencakup pengaturan jam kerja yang manusiawi serta penguatan perlindungan hukum untuk mencegah segala bentuk eksploitasi. Kami juga ingin menyoroti masalah penting lainnya, yakni kurangnya implementasi atas hak-hak perempuan, yang tercermin dari masih tingginya angka kekerasan terhadap perempuan di lingkungan kerja.

Oleh karena itu, tuntutan ini tidak hanya dimaksudkan untuk memperjuangkan hak-hak buruh dan perempuan, tetapi juga sebagai upaya memastikan masa depan buruh yang lebih adil, sejahtera, dan berkelanjutan di Indonesia.

Kami berharap, melalui penyampaian tuntutan ini, semua pihak dapat bersinergi untuk menciptakan perubahan positif yang berdampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat di berbagai aspek kehidupan. Ini adalah langkah penting menuju tercapainya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Wahyu Saputra, selaku Ketua Umum HMI Cabang Kubu Raya, menyampaikan bahwa buruh merupakan tulang punggung perekonomian daerah, namun masih sering menghadapi berbagai tantangan besar dalam pemenuhan hak-haknya. “Kami berharap, dengan disampaikannya tuntutan ini, semua pihak dapat bersinergi menciptakan perubahan yang positif dan signifikan bagi kesejahteraan masyarakat di berbagai aspek kehidupan, demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya

banner 325x300