Tanggapi Isu Miring, Pemdes Parit Bugis Bantah adanya Rekayasa Laporan Keuangan

banner 120x600

MEMPAWAH – Menyikapi isu miring yang beredar di madia siber dan sosial media terhadap kinerja Pemerintah Desa Parit Bugis Kecamatan Segedong Kabupten Mempawah Kal-Bar, Pemerintah Desa Parit Bugis membantah berita miring yang menyebutkan penyelenggaraan pemerintahan dilakukan secara tidak transparan dan diisukan realisasi pembangunan tidak sesuai dalam laporan OMSPAN.

Melalui musyawarah yang dihadiri Muspika Kecamatan Segedong dan seluruh lapisan masyarakat, telah dipaparkan evalusai kinerja yang tetuang dalam LPJ Tahunan.

Laporan yang disampaikan telah sesuai dengan regulasi serta telah melalui audit Inspektorat Kabupaten Mempawah dan tidak menyalahi aturan, sehingga apa yang diisukan tidak terbukti.

Penjabat (PJ) Kepala Desa Parit Bugis Kahirul Whayudi dengan tegas menepis segala tuduhan yang ditujukan terhadap dirinya. Apalagi dirinya diisukan bungkam dan dianggap engan memberikan keterangan.

“Saya tidak bungkam, saat dihubungi untuk diwawancara, saya minta jurnalis yang besangkutan untuk datang ke kantor Desa. Ini agar lebih mudah bagi saya untuk menjelaskan perihal yang ditanyakan”, bantah Khairul Wahyudi, Kamis (17/04/25).

Demikian juga tuduhan terhadap Sekdes yang merangkap jabatan sebagai Kades De Facto, PJ Kades Parit Bugis itu juga menepis perihal rangkap jabatan Sekdesnya, sebab sekdes hanya mengisi kekosongan jabatan ketika Kades Definitif meninggal dunia sebagai Pelaksana Tugas (PLT).

“Saat reaslisasi anggaran itu di tahun 2022 hingga Mei 2024, kan masih ada Kadesnya”, jelas Khairul Wahyudi.

Saat isu miring yang mencatut nama Sekretaris Desa (Sekdes) Parit Bugis Abdul Hasib itu mencuat ke publik, dirinya sedang dalam masa cuti dan mudik ke Jawa Timur.

“Sekdes kita juga di isukan kabur, padahal jauh hari sebelumya dia telah mengajukan cuti untuk pulang kampung”, tambah Khairul Wahyudi.

Selain itu PJ Kepala Desa Parit Bugis itu juga mengatakan, pihaknya berkomintmen untuk menjalankan roda pemerintahan dengan baik, jujur, dan transparan.

“Kami membuka ruang diskusi untuk masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan atau informasi terkait jalannya pemerintah desa ini”, katanya.

Khairul wahyudi juga mengatakan, pihaknya sangat terbuka menerima kritik dan saran dari seluruh lapisan masyarakat Desa Parit Bugis. Dia juga akan mengambil sikap tegas apabila dikemudian hari terdapat upaya oknum untuk mencoreng nama baik pemerintah Desa Parit Bugis.

“Selama ini kami berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi publik. Kalau ada perangkat saya yang tidak melayani dengan baik, laporkan. Saya tidak segan untuk memberi sanksi”, tutup Khairul wahyudi.***

banner 325x300