Gaji Belum Dibayar, Pekerja Proyek Abrasi Pantai Penjajap Tutup Lokasi dengan Kubus Beton

banner 120x600

SAMBAS – Para pekerja proyek abrasi Pantai Penjajap, Pemangkat, Sambas yang dikerjakan oleh CV Panen Cipta Manggala dengan anggaran APBN senilai Rp7,36 miliar dari Balai Wilayah Sungai Kalimantan (BWSK) I Pontianak, melakukan aksi protes dengan menutup lokasi pekerjaan menggunakan kubus beton pada Kamis, 27 Februari 2025.

Aksi ini dipicu oleh gaji pekerja yang belum dibayarkan selama hampir tiga bulan oleh pihak pelaksana, meskipun seharusnya mereka menerima pembayaran setiap bulan. Para pekerja mengaku sudah lelah dengan janji-janji pihak pelaksana yang terus menunda pembayaran tanpa kejelasan.

“Kami semua ada tanggungan keluarga, anak istri kami di rumah sangat mengharapkan gaji ini. Apalagi sebentar lagi masuk bulan Ramadan, bagaimana kami bisa menafkahi keluarga?” keluh salah satu pekerja yang enggan disebutkan namanya.

Merespons aksi ini, Tomi selaku perwakilan pelaksana proyek langsung mengadakan rapat internal di rumah saudara Beni, yang bertugas sebagai humas di proyek tersebut.

“Masalah ini akan segera saya laporkan ke pimpinan, dan untuk hasilnya akan saya sampaikan nanti. Mudah-mudahan apa yang teman-teman inginkan bisa segera dipenuhi,” ujarnya.

Para pekerja berharap pihak pelaksana dapat segera membayarkan gaji mereka paling lambat pada 28 Februari 2025. Jika tidak, mereka mengancam akan terus menutup lokasi proyek hingga hak mereka terpenuhi. *** (Tim)

banner 325x300