PONTIANAK – Sebanyak 100 guru mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia jenjang SD/MI dan SMP/MTs dari Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya mengikuti Workshop Transformasi Evaluasi dengan tema “Upgrade Skill Guru dalam Asesmen Kompetensi Akademik Murid”.
Workshop dilaksanakan di Gedung Pascasarjana Universitas PGRI Pontianak, kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengurus Provinsi PGRI Kalimantan Barat yang diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kalimantan Barat.
Ketua APKS, Subhan, M.Pd menyampaikan workshop yang berlangsung satu hari ini bertujuan memperkuat kapasitas pendidik dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi asesmen akademik yang lebih komprehensif, adaptif, dan sesuai kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Para peserta mendapatkan pendalaman materi mengenai prinsip evaluasi autentik, penyusunan instrumen asesmen berbasis kompetensi, serta pemanfaatan teknologi dalam peningkatan kualitas evaluasi pembelajaran.
Workshop dibuka oleh Sekretaris Umum PP PGRI Kalimantan Barat, Suherdiyanto, M.Pd dalam sambutannya menegaskan bahwa penguatan kompetensi guru di bidang evaluasi merupakan langkah strategis dalam memperbaiki kualitas pendidikan di daerah.
“Guru perlu terus mengembangkan diri agar mampu menilai capaian belajar murid secara lebih objektif dan bermakna. Melalui workshop ini, kami berharap guru mampu mengaplikasikan teknik asesmen modern yang relevan dengan karakteristik murid masa kini,” ujarnya.
Narasumber yang memberikan materi yakni Edi Rasni, S.Si (BPMP Provinsi Kalimantan Barat), Ya’ Dedi Suhandi, M.Pd (Kepala SDN 34 Pontianak Kota), Budi, S.Pd., M.Pd (Kepala SDN 24 Pontianak Timur) dan Susanto, S.Pd., M.Pd (Kepala SMP Gembala Baik Pontianak). Para peserta menyambut positif kegiatan ini karena memberikan kesempatan untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, serta mendapatkan contoh-contoh praktik terbaik dalam melakukan asesmen kompetensi akademik.
Dengan terselenggaranya workshop ini, PGRI Kalimantan Barat berharap guru-guru di wilayah Pontianak dan Kubu Raya semakin siap menghadapi tantangan perubahan kurikulum serta tuntutan peningkatan mutu pembelajaran. Program pengembangan profesional guru seperti ini direncanakan akan terus diperluas ke kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Barat.














