Ziarah Makam Kesultanan Pontianak, Wujud Penghormatan kepada Pendiri Kota Khatulistiwa

banner 120x600

PONTIANAK – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-254 Kota Pontianak, Pemerintah Kota Pontianak melaksanakan tradisi tahunan ziarah ke Makam Kesultanan Pontianak di Batu Layang, Rabu, 22 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi simbol penghormatan terhadap jasa para pendiri dan pemimpin terdahulu, terutama Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie, pendiri Kota Pontianak.

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan memimpin langsung rombongan ziarah bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak. Sejak pukul 07.30 WIB, rombongan berangkat dari dermaga menggunakan kapal wisata, menyusuri Sungai Kapuas menuju kompleks pemakaman bersejarah tersebut.

Sesampainya di lokasi, rombongan disambut oleh pengurus Makam Kesultanan Pontianak. Prosesi ziarah dimulai dengan pembacaan Surah Yasin, dilanjutkan tahlil dan doa bersama. Suasana khidmat menyelimuti area makam, tempat dimakamkannya para Sultan Pontianak dan keluarga Kesultanan, termasuk Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie yang dikenal sebagai pendiri Kota Pontianak pada tahun 1771.

Wakil Wali Kota Bahasan mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk penghargaan dan penghormatan terhadap perjuangan para tokoh yang telah meletakkan dasar pembangunan Kota Pontianak.

“Kita mengenang dan mendoakan para pendahulu yang telah berjuang membangun Pontianak. Tradisi ini menjadi pengingat agar kita semua terus melanjutkan perjuangan mereka dengan semangat membangun kota yang lebih maju,” ujar Bahasan.

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan melakukan tabur bunga di atas makam pendiri Pontianak, Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie.

Ia menambahkan, kegiatan ziarah ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara pemerintah, Forkopimda, dan masyarakat Pontianak.

“Kebersamaan ini penting untuk menjaga nilai-nilai sejarah dan budaya yang diwariskan para pendiri Pontianak. Dengan menjaga tradisi seperti ini, kita turut menanamkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap Kota Khatulistiwa,” lanjutnya.

Selain sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi Pontianak ke-254, kegiatan ziarah juga menjadi momentum refleksi bersama tentang pentingnya menjaga warisan sejarah dan budaya.

“Ziarah dan seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi Pontianak ini merupakan wujud syukur kita kepada Allah SWT sekaligus bentuk cinta pada kota yang kita banggakan,” tutup Bahasan.

Kompleks Makam Kesultanan Pontianak yang terletak di Jalan Khatulistiwa, Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, merupakan salah satu situs sejarah penting di Kalimantan Barat. Lokasi ini menjadi tempat peristirahatan para Sultan dan keluarga Kesultanan Pontianak serta menjadi destinasi wisata religi yang banyak dikunjungi masyarakat dan wisatawan.

Dengan ziarah ini, Pemerintah Kota Pontianak berharap semangat dan nilai perjuangan para pendiri kota tetap hidup dalam setiap langkah pembangunan menuju Pontianak yang maju, berbudaya, dan sejahtera.

(prokopim)

banner 325x300