Muslim Ketua IKAMI SULSEL: Tindak Tegas Tambang Emas Ilegal di Sadanilang

banner 120x600

LINTASPONTIANAK. Mempawah – Ketua IKAMI SULSEL Cabang Mempawah, Muslim, mengecam keras aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang kini merambah kawasan perkebunan sawit di Desa Bumbun, Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah. Aktivitas ilegal tersebut telah mengubah 26,5 hektar lahan milik PT Aria Hijau Alam Lestari (PT AHAL) menjadi lokasi tambang emas liar yang diduga melibatkan alat berat dan sejumlah pekerja.

“Saya menilai ini adalah bentuk pembiaran yang sangat berbahaya bagi lingkungan dan masyarakat. Aktivitas PETI yang mengerahkan 17 hingga 18 ekskavator ini jelas-jelas melanggar hukum dan merusak lingkungan serta merampas hak milik perusahaan yang sah,” ujar Muslim, Senin (4/8/2025).

Muslim juga menyampaikan keprihatinannya terhadap lambannya respons dari aparat penegak hukum, meskipun laporan resmi telah disampaikan oleh pihak PT AHAL ke Polres Mempawah sejak 8 Juli 2025.

“Sudah ada laporan resmi, sudah ada bukti aktivitas di lapangan, tapi kenapa belum ada tindakan nyata? Jangan sampai masyarakat menilai hukum kita tumpul ke atas dan tajam ke bawah,” tegasnya.

Menurut Muslim, kasus ini bukan hanya tentang konflik lahan, melainkan juga soal keberanian negara dalam menindak praktik-praktik ilegal yang merusak tatanan hukum dan mengancam keberlanjutan lingkungan hidup.

“Saya minta Kapolres Mempawah dan Bupati Mempawah segera turun tangan. Bongkar siapa aktor intelektual di balik tambang emas ilegal ini. Jangan biarkan daerah kita dijadikan ladang eksploitasi ilegal,” tutupnya.

banner 325x300