Gokatan, Cara Bapenda Pontianak Edukasi Warga Bayar Pajak Daerah Lebih Mudah

Warga antusias membayar pajak di Gokatan halaman Kantor Camat Pontianak Tenggara.
banner 120x600

PONTIANAK – Pajak bukan sekadar kewajiban, tapi bentuk nyata kontribusi warga untuk memajukan daerah. Itulah semangat yang dibawa Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pontianak lewat program andalannya: Pajak Daerah Go Kecamatan atau yang lebih akrab disebut Gokatan.

Program ini bukan sekadar formalitas. Gokatan dirancang sebagai langkah jemput bola, menyasar langsung masyarakat di tiap kecamatan untuk mengedukasi pentingnya membayar pajak daerah. Suasananya pun dibuat santai namun tetap sarat makna.

Kepala Bapenda Kota Pontianak, Ruly Sudira, menyampaikan bahwa Gokatan menjadi momen penting untuk menyebarkan pemahaman bahwa pajak adalah nafas pembangunan.

“Melalui Gokatan, kami ingin menyampaikan pesan bahwa sekecil apa pun pajak yang dibayarkan masyarakat sangat berarti untuk pembangunan Kota Pontianak,” ujarnya saat kegiatan Gokatan di Aula Kantor Camat Pontianak Tenggara

Menurut Ruly, masih banyak masyarakat yang menganggap pajak sebagai beban, bukan sebagai tanggung jawab bersama. Padahal, dana pajak itulah yang kemudian kembali ke masyarakat dalam bentuk jalan yang bagus, layanan kesehatan yang mudah diakses, hingga pendidikan yang lebih merata.

“Pajak yang dibayarkan akan digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan sektor lainnya yang langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Pontianak Tenggara, Muhammad Yatim, mendukung penuh inisiatif ini. Menurutnya, pendekatan Gokatan sangat efektif untuk membuka wawasan masyarakat yang selama ini mungkin merasa jauh dari urusan pajak.

“Kami sudah imbau RT dan RW untuk mengajak warganya bayar pajak. Setelah acara ini pun, edukasi akan terus kami gaungkan, baik lewat surat maupun obrolan langsung,” ujarnya.

Tak hanya sekadar edukasi, Gokatan juga menghadirkan layanan langsung bayar pajak di tempat. Hal ini tentu saja sangat membantu warga, seperti yang dirasakan Dinda, warga Jalan Parit Haji Husin 2.

“Pelayanannya cepat, lokasinya juga dekat dari rumah. Harapannya kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan,” ungkapnya dengan wajah puas.

Program Gokatan menjadi bukti nyata bahwa pelayanan publik bisa dirancang lebih dekat, lebih manusiawi, dan lebih solutif. Dengan pendekatan langsung ke masyarakat, Bapenda Kota Pontianak tak hanya menagih kewajiban, tapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya gotong royong membangun kota melalui pajak.

Semoga semangat Gokatan terus menggelinding, menyapa warga dari satu kecamatan ke kecamatan lain, hingga kesadaran pajak tumbuh kuat di setiap sudut Kota Pontianak.

 

banner 325x300