Kemenko Polkam Tinjau Program Prioritas Presiden di Bali, Fokus Kesehatan, Pendidikan, dan Ekonomi

banner 120x600

Denpasar, 13 Agustus 2025
Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) melalui Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi melakukan pemantauan pelaksanaan program prioritas Presiden di Denpasar dan Tabanan, Bali. Agenda ini mencakup sektor kesehatan, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Empat titik kunjungan yang menjadi fokus kegiatan kali ini meliputi pemeriksaan kesehatan gratis di SMKN 2 Denpasar, Program Makan Bergizi Gratis di SMAN 7 Denpasar, Koperasi Desa Merah Putih Tegal Harum, serta Sekolah Rakyat Sentra Mahatmiya di Kabupaten Tabanan.

Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kemenko Polkam, Marsda TNI Eko Dono Indarto, memimpin langsung rangkaian kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemantauan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mengawal pelaksanaan arahan Presiden di berbagai daerah.

“Program-program ini sejalan dengan instruksi Presiden untuk memastikan seluruh masyarakat, tanpa terkecuali, memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, gizi yang memadai, kesempatan pendidikan, serta dukungan pemberdayaan ekonomi,” ujar Eko Dono di sela peninjauan Program Makan Bergizi Gratis di SMAN 7 Denpasar, Rabu, 13 Agustus 2025.

Kegiatan dimulai dengan pemeriksaan kesehatan gratis di SMKN 2 Denpasar yang bertujuan meningkatkan kesadaran pelajar akan pentingnya deteksi dini masalah kesehatan. Dilanjutkan dengan peninjauan Program Makan Bergizi Gratis di SMAN 7 Denpasar, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang siswa demi mendukung prestasi belajar.

Di sektor ekonomi, rombongan Kemenko Polkam mengunjungi Koperasi Desa Merah Putih Tegal Harum yang menjadi contoh sukses pengelolaan koperasi berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan pendapatan warga. Rangkaian kunjungan ditutup di Sekolah Rakyat Sentra Mahatmiya, Tabanan, yang menyediakan pendidikan non-formal bagi masyarakat kurang mampu, khususnya anak-anak putus sekolah.

Eko Dono menekankan bahwa keberhasilan program prioritas memerlukan kerja sama yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia pendidikan, pelaku usaha, serta masyarakat.

“Kolaborasi lintas sektor ini penting untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera, sejalan dengan visi Indonesia Maju,” pungkasnya.

 

banner 325x300