Pontianak – Ketua Matahari Kalbar, Hendri Gunawan, menyerukan agar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mulai memfokuskan kebijakan pembangunan pada penerapan efisiensi di setiap lini kebijakan daerah, serta menegaskan pentingnya pemberantasan korupsi yang bijak dan terukur sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.
Menurut Hendri, langkah efisiensi dan penguatan integritas ini perlu segera dilakukan mengingat kondisi perekonomian Kalbar yang dinilai masih cukup memprihatinkan.
> “Pemprov harus fokus menerapkan efisiensi di setiap kebijakan pembangunan daerah, serta mengambil langkah-langkah pemberantasan korupsi dengan bijak. Semua ini harus dijalankan secara serius, mengingat situasi ekonomi kita yang sedang tidak baik-baik saja,” ujar Hendri Ketika diwawancarai di ballroom hotel Mercure Pontianak pada Kamis (16/10/2025).
Ia juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan di sektor-sektor vital yang memiliki potensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini, menurutnya, penting dilakukan untuk menutupi dampak pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat terhadap sejumlah pos belanja daerah.
> “Segera lakukan percepatan pembangunan pada sektor yang dianggap vital dan mampu menambah PAD Kalbar. Ini penting agar kita bisa menutupi anggaran yang telah dipangkas oleh pusat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Hendri mendorong Pemprov Kalbar agar melakukan kolaborasi konkret dengan program-program pemerintah pusat, seperti inisiatif Makan Bergizi Gratis (MBG) dan hilirisasi di berbagai sektor strategis.
> “Segera lakukan langkah kolaborasi yang konkret terhadap program yang dijalankan pemerintah pusat, seperti MBG. Lakukan hilirisasi di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Pemprov harus sigap menanggapi peluang di sektor tersebut,” ungkap Hendri.
Ia menilai, kondisi geografis Kalbar sangat potensial untuk dijadikan basis swasembada pangan, jika pengelolaan dan arah pembangunan dilakukan secara konsisten dan terintegrasi.
> “Kalimantan Barat punya potensi besar untuk swasembada pangan. Tinggal kemauan dan keseriusan pemerintah untuk memanfaatkannya secara maksimal,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Hendri mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendorong Kalbar menjadi miniatur pembangunan nasional, dengan target pertumbuhan ekonomi yang sejalan dengan sasaran pemerintah pusat.
> “Segera jadikan Provinsi Kalbar sebagai miniatur pembangunan pemerintah pusat dalam pencapaian pertumbuhan ekonomi 8%. Ini bukan hal mustahil, asal semua pihak berkolaborasi dengan nyata,” Pungkas Hendri.














