LINTASPONTIANAK.COM – Suasana hangat dan penuh semangat terasa di Aula Kantor Lurah Akcaya, saat warga berkumpul dalam Musyawarah Kelurahan (Muskel) untuk membentuk Koperasi Merah Putih. Langkah ini jadi bagian dari upaya bersama memperkuat perekonomian lokal lewat semangat gotong royong khas Indonesia.
Acara dibuka langsung oleh Camat Pontianak Selatan, Martagus, SE, yang menyebut pembentukan koperasi ini sebagai langkah cerdas untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat kelurahan. Menurutnya, koperasi bukan cuma soal simpan-pinjam, tapi juga soal membangun kemandirian dan solidaritas ekonomi di tengah masyarakat.
BACA JUGA : 25 Mahasiswa Ponpes Abdussalam Resmi Diwisuda Sebagai Sarjana Ekonomi Syariah
Lurah Akcaya, Atuer Umbara, juga memberikan dukungannya. Ia mengapresiasi antusiasme warga dan berharap koperasi ini bisa dikelola dengan semangat transparansi, kebersamaan, dan bisa benar-benar jadi milik semua warga.

Musyawarah dipandu oleh Ketua LPM Kelurahan Akcaya, Dr. Herman Hofi Munawar, yang menekankan pentingnya kerja bareng antara warga, pelaku UMKM, dan pihak-pihak terkait. Ia ingin koperasi ini bukan cuma formalitas, tapi benar-benar jadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dari Dinas Koperasi Kota Pontianak, hadir Ibu Jamilah yang memastikan dukungan penuh, termasuk akses pelatihan dan pembinaan. Sementara itu, perwakilan dari Bank BNI, Ibu Tira, juga buka peluang kerja sama, dari layanan perbankan sampai pendampingan usaha mikro.
BACA JUGA: Mochtar Datangi PN Pontianak Pertanyakan Hak Pesangon Usai 12 Tahun Bekerja, Hanya Terima Rp5,5 Juta
Setelah diskusi dan musyawarah yang berjalan adem dan demokratis, akhirnya terpilihlah Taufik Sabani sebagai Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Akcaya. Semua peserta menyambut hasil ini dengan optimisme, berharap koperasi ini bisa jadi motor penggerak ekonomi warga ke arah yang lebih baik.














